Buku Panduan Bekam Sinergi

BUKU SINERGI

Oleh: Ustadz Achmad Ali Ridho, Penerbit AqwamMedika

Sesuatu yang membuat  saya akhirnya merasa perlu menulis karena banyak kejanggalan-kejanggalan di lapangan yang penulis jumpai. Pada penyakit yang sama, ada yang bisa ditangani dengan bekam dan ada yang tidak berhasil ditangani dengan bekam. Saya ambil contoh misalnya hipertensi. Penyakit ini ada yang sembuh dengan bekam. Tetapi ada yang tidak turun tensinya sama sekali dengan bekam bahkan kondisinya justru memburuk setelah dibekam. Hingga akhirnya Allah pertemukan saya dengan pengobatan tradisional Cina yang lebih dikenal dengan TCM / Tradisional Chinese Medicine.

Dari belajar pengobatan tradisional timur itulah saya bisa menemukan kata kuncinya yaitu ‘sindrom’ dalam bahasa TCM. Orang dengan gejala yang sama belum tentu terapinya sama. Misalnya orang yang sama-sama batuk, tidak semuanya bisa dibekam, karena berbeda sindromnya. Tetapi bisa juga sebaliknya, orang dengan gejala yang berbeda bisa diterapi dengan sesuatu yang sama, karena mempunyai sindrom sama meskipun gejalanya berbeda. Sindrom inilah kunci dalam praktik pengobatan bekam ini.

Buku ini saya susun untuk melengkapi buku-buku bekam yang sudah ada di Indonesia. Di sini saya menggolongkan penyakit yang bisa ditangani dan yang tidak bisa ditangani dengan bekam menggunakan  acuan  sindrom dalam diagnosis TCM.  Satu sindrom dalam TCM bisa merupakan manifestasi berbagai penyakit yang ada dengan diagnosis medis. Misalnya sindrom paru-paru kekurangan Qi, dari satu sindrom ini bisa bermacam-macam penyakit medis yang tergabung di dalamnya misalnya: TBC, Bronkitis, Effusi pleura, Asma dan lain-lain. Bagi yang belum mengerti diagnosis TCM ketika hendak membekam, lihatlah kumpulan gejalanya. Masukkan dalam sindrom yg ada dalam buku ini, kemudian pilihlah yang sesuai dengan kumpulan sindromnya. Di lapangan, satu pasien bisa memunculkan berbagai sindrom yang berbeda. Untuk kasus seperti ini, saya lebih menganjurkan untuk ditangani oleh yang sudah ahli dalam ilmu TCM, atau dokter yang sudah ahli dalam pengobatan tradisional.

Dalam buku ini saya mulai dengan definisi bekam bekam sinergi. Menurut saya, hal tersebut cukup unik yang mengacu pada dasar kedokteran tradisional. Karena, pola pikir kedokteran di Indonesia didominasi oleh kedokteran modern. Setelah mengetahui definisi, maka saya lanjutkan dengan urgensi mengapa harus sinergi barat, timur, dan thibbun nabawi. Kemudian dilanjutkan dengan mekanisme  kerja bekam yang tentunya dilihat dari medis modern, tradisional, dan thibbun nabawi.  Keutamaan berbekam saya sampaikan sedikit sebagai dasar beramal sehingga bisa bernilai mengikuti sunnah dalam berobat bekam (bekam bukan sunnah, hanya anjuran saja. pembaca bisa melihat fatwa-fatwa ulama dalam hal ini -deskriptor).

Tujuh materi dasar dan 6 patogen yang merupakan ciri khas bekam sinergi kita bahas, meskipun melewati materi yang seharusnya disampaikan yaitu penggolongan 5 unsur di alam. Kemudian materi tentang diagnosis dan dasar diagnosis membekam akan dibahas dengan menitikberatkan pada lidah sebagai salah satu penentu diagnosis dalam pembekaman. Selanjutnya, yang menjadi poin terpenting  dalam buku ini adalah penggolongan sindrom yang bisa dilakukan dengan bekam atau tidak. Pemilihan titik bekam dengan mengkolaborasikan titik sunnah dengan titik akupuntur menurut pengobatan tradisional saya terapkan dalam buku ini. Dan akhirnya saya tutup buku ini dengan contoh soal bekam sinergi supaya pembaca lebih mampu memahami  bekam sinergi.

Buku Bekam Sinergi, Penulis: Achmad Ali Ridho, Penerbit: Aqwamedika, Buku cetak edisi hardcover, full colour dan bonus DVD tutorial praktik bekam, tebal buku 400 halaman, ukuran buku 17,5 x 24,5 cm, dan dengan berat 962 gram.  Harga Rp. 155.000,-

Buku panduan Bekam dr wadda , sembuh satu titik, Macam macam penyakit dan obatnya