Panduan Umroh Sesuai Sunah

Panduan Umroh Sesuai Sunah 

Umroh 2023

Panduan umroh sesuai sunah

1 Jika seseorang akan melakukan ibadah umroh dianjurkan mempersiapkan diri sebelum berihram dengan mandi sebagaimana seseorang mandi junub, memakai wangi-wangian yang terbaik jika ada dan memakai kain ihram.

2. Pakaian ihram laki-laki berupa lembaran kain ihram yang berfungsi sebagai sarung dan penutup pundak. Adapun bagi wanita, ia memakai pakaian yang telah disyariatkan yang menutupi seluruh tubuhnya. Tetapi tidak dibenarkan memakai cadar atau niqab ( penutup wajahnya) dan tidak boleh memakai sarung tangan

Panduan umroh sesuai sunah

Panduan umroh sesuai dengan sunah

 

3. Berihram dari miqot untuk dengan mengucapkan:

لَبَّيْكَ عُمْرَةً

“labbaik ‘umroh” (aku memenuhi panggilan-Mu untuk menunaikan ibadah umrah).

6 Rukun HAJI : Pengertian HAJI , Syarat HAJI dan Keutamaanya

6 Rukun HAJI : Pengertian HAJI , Syarat HAJI dan Keutamaanya

4 Jika khawatir tidak dapat menyelesaikan umrah karena sakit atau adanya penghalang lain, maka dibolehkan mengucapkan persyaratan setelah mengucapkan kalimat di atas dengan mengatakan,

اللَّهُمَّ مَحِلِّي حَيْثُ حَبَسْتَنِي

“Allahumma mahilli haitsu habastani” (Ya Allah, tempat tahallul di mana saja Engkau menahanku).

Dengan mengucapkan persyaratan ini—baik dalam umrah maupun ketika haji–, jika seseorang terhalang untuk menyempurnakan manasiknya, maka dia diperbolehkan bertahallalul dan tidak wajib membayar dam (menyembelih seekor kambing).

Umroh dulu bayar belakangan

Umroh dulu bayar Belakangan

5. Tidak ada alat khusus untuk berihram, namun jika bertepatan dengan waktu shalat wajib, maka shalatlah lalu berihram setelah shalat.

6 Setelah mengucapkan “talbiah umrah” (pada poin ketiga), dilanjutkan dengan membaca dan memperbanyak talbiah berikut ini, sambil mengeraskan suara bagi laki-laki dan lirih bagi perempuan hingga tiba di Makkah:

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَك لَبَّيْكَ ، إنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَك وَالْمُلْكَ لَا شَرِيكَ لَك

“Labbaik Allahumma labbaik. Labbaik laa syariika laka labbaik. Innalhamda wan ni’mata, laka wal mulk, laa syariika lak”. (Aku menjawab panggilan-Mu ya Allah, aku menjawab panggilan-Mu, aku menjawab panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu, aku menjawab panggilan-Mu. Sesungguhnya segala pujian, kenikmatan dan kekuasaan hanya milik-Mu, tiada sekutu bagi-Mu).

Samira Trevel Umroh

Samira Trevel Umroh

7. Jika memungkinkan , seseorang dianjurkan untuk mandi sebelum masuk kota Makkah.

8. Masuk Masjid Haram dengan mendahulukan kaki kanan sambil membaca doa masuk masjid:

اللَّهُمَّ افْتَحْ لِى أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ.

“Allahummaf-tahlii abwaaba rohmatik” (Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu).[1]

9. Menuju Ke Hajar Aswad, lalu menghadapnya sambil membaca “Allahu akbar” atau “Bismillah Allahu akbar” lalu mengusapnya dengan tangan kanan dan menciumnya. Jika tidak memungkinkan untuk menciumnya, maka cukup dengan mengusapnya, lalu mencium tangan yang mengusap hajar Aswad. Jika tidak memungkinkan untuk mengusapnya, maka cukup dengan memberi isyarat kepadanya dengan tangan, namun tidak mencium tangan yang memberi isyarat. Ini dilakukan pada setiap putaran thawaf.

6 Rukun HAJI : Pengertian HAJI , Syarat HAJI dan Keutamaanya

6 Rukun HAJI : Pengertian HAJI , Syarat HAJI dan Keutamaanya

10. Kemudian, memulai Tawaf umrah 7 putaran, dimulai dari Hajar Aswad dan berakhir di Hajar Aswad pula. Dan disunnahkan berlari-lari kecil pada 3 putaran pertama dan berjalan biasa pada 4 putaran terakhir.

11. Disunshkan pula mengusap rukun Yamani pada setiap putaran thawaf. Namun tidak dianjurkan mencium rukun Yamani. Dan apabila tidak memungkinkan untuk mengusapnya, maka tidak perlu memberi isyarat dengan tangan.

Panduan umroh sesuai sunah

Panduan umroh sesuai sunah

12. Ketika berada diantara rukun Yamani  dan Hajar Aswad, disunnahkan membaca,

رَبَّنَا آَتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

“Robbana aatina fid dunya hasanah, wa fil aakhiroti hasanah wa qina ‘adzaban naar” (Ya Rabb kami, karuniakanlah pada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta selamatkanlah kami dari siksa neraka). (QS. Al Baqarah: 201)

13. Tidak ada dzikir atau bacaan tertentu pada waktu thawaf, selain yang disebutkan pada no. 12. Dan seseorang yang thawaf boleh membaca Al Qur’an atau do’a dan dzikir yang ia suka.

14. Setelah thawaf, menutup kedua pundaknya lalu menuju ke makam Ibrahim sambil membaca,

وَاتَّخِذُوا مِنْ مَقَامِ إِبْرَاهِيمَ مُصَلًّى

“Wattakhodzu mim maqoomi ibroohiima musholla” (Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat shalat) (QS. Al Baqarah: 125).

15. Sholat sunah thawaf dua rekaat  di belakang Maqam Ibrahim[2], pada rakaat pertama setelah membaca surat Al Fatihah, membaca surat Al Kaafirun dan pada raka’at kedua setelah membaca Al Fatihah, membaca surat Al Ikhlas.[3]

Penghargaan Rekor Muri

Penghargaan Rekor Muri

16. Setelah sholat disunamhkan minum air zam-zam dan menyirami kepada dengannya.

17 Kembali ke Hajar Aswad  bertakbir, lalu mengusap dan menciumnya jika hal itu memungkinkan atau mengusapnya atau memberi isyarat kepadanya.

Sa’i Umrah

18. Kemudian, menuju ke Bukit Shafa untuk melaksanakan sa’i umrah dan jika telah mendekati Shafa, membaca,

إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ

“Innash shafaa wal marwata min sya’airillah” (Sesungguhnya Shafa dan Marwah adalah sebagian dari syiar Allah) (QS. Al Baqarah: 158).

Lalu mengucapan,

نَبْدَأُ بِمَا بَدَأَ اللَّهُ بِهِ

“Nabda-u bimaa bada-allah bih”.

Samira Trevel mempunyai bis Khusus Jamaah Umroh dan HAJI

Samira Trevel mempunyai bis Khusus Jamaah Umroh dan HAJI

19. Menaiki Bukit Shafa,  lalu menghadap ke arah Ka’bah hingga melihatnya—jika hal itu memungkinkan—, kemudian membaca:

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ (3x)

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِى وَيُمِيتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ أَنْجَزَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ الأَحْزَابَ وَحْدَهُ

“Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar. (3x)

Tiada sesembahan yang berhak disembah kecuali hanya Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya lah segala kerajaan dan segala pujian untuk-Nya. Dia yang menghidupkan dan yang mematikan. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.

Tiada sesembahan yang berhak disembah kecuali hanya Allah semata. Dialah yang telah melaksanakan janji-Nya, menolong hamba-Nya dan mengalahkan tentara sekutu dengan sendirian.”[4]

20. Bacaan ini diulang tiga kali dan berdoa di antara pengulangan-pengulangan itu dengan do’a apa saja yang dikehendaki.

21. Lalu turun dari Shafa dan berjalan menuju ke Marwah.

22. Disunshkan berlari-lari kecil dengan  cepat dan sungguh-sungguh di antara dua tanda lampu hijau yang beada di Mas’a (tempat sa’i) bagi laki-laki, lalu berjalan biasa menuju Marwah dan menaikinya.

23. Setiba di Marwah, kerjakanlah apa-apa yang dikerjakan di Shafa, yaitu menghadap kiblat, bertakbir, membaca dzikir pada no. 19 dan berdo’a dengan do’a apa saja yang dikehendaki, perjalanan (dari Shafa ke Marwah) dihitung satu putaran.

24. Kemudian turun, lalu menuju ke Shafa dengan berjalan di tempat yang ditentukan untuk berjalan dan berlari bagi laki-laki di tempat yang ditentukan untuk berlari, lalu naik ke Shafa dan lakukan seperti semula, dengan demikian terhitung dua putaran.

25. Lakukanlah hai ini sampai tujuh kali dengan berakhir di Marwah.

26. Ketika sa’i tidak ada dzikir- dzikir tertentu , maka boleh berdzikir, berdo’a, atau membaca bacaan-bacaan yang dikehendaki.

Perlengkapan umroh Samira Trevel

Perlengkapan umroh Samira Trevel umroh

27. Jika membaca doa ini :

اللَّهُمَّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَأَنْتَ الأَعَزُّ الأَكْرَمُ

“Allahummaghfirli warham wa antal a’azzul akrom” (Ya Rabbku, ampuni dan rahmatilah aku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa dan Maha Pemurah), tidaklah mengapa karena telah diriwayatkan dari ‘Abdullah bin Mas’ud dan ‘Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma bahwasanya mereka membacanya ketika sa’i.

28. Setelah sa’i, maka bertahallul dengan memendekkan seluruh rambut kepala atau mencukur gundul, dan yang mencukur gundul itulah yang lebih afdhal. Adapun bagi wanita, cukup dengan memotong rambutnya sepanjang satu ruas jari.

Bener Samira Travel Umroh

Bener Travel Umroh

29. Setelah memotong  atau mencukur rambut, maka berakhirlah ibadah umrah dan Anda telah dibolehkan untuk mengerjakan hal-hal yang tadinya dilarang ketika dalam keadaan ihram.

Demikianlah ringkasan umroh yang merupakan faedah dari buku ” Petunjuk Praktis Manasik Haji dan Umroh.” Penulis Abu Abdillah, terbitan Darul Falah.

@ 4 Dzulqo’dah 1431 H, in King Saud University, Riyadh, KSA

Penyusun: Muhammad Abduh Tuasikal

 

© 2023 muslim.or.id
Sumber: https://muslim.or.id/9534-panduan-umrah.html

Urutan Ibadah Umroh

Untuk kesempurnaan dalam beribadah umroh seorang jamaah harus mengetahui syarat , rukun ibadah umroh . Agar ibadah Jamaah Umroh di terima oleh Allah kita harus memperhatikan rukun ibadah umroh, sehingga jamah merasa puas bisa menjalani ibadah umroh secara benar dan tepat dalam beribadah umroh.

Perwakilan Samira Trevel Jogja

Martanto 0856-4383-0252

Mari kita simak tata cara lengkap ibadah umroh .

Sebelum membahas tentang tentang tata cara pelaksanaan ibadah  umroh perlu diketahui bahwa pelaksanaan umroh di Baitullah langkah-langkahnya cukup singkat jika dibanding ibadah haji, sebab jika dilihat rukunya saja , umroh tidak perlu melakukan  wukuf di Arafah.

Rukun Umroh hanya terdiri dari lima macam yaitu : Thawaf , Sa’i, Tahalul dan Tertib. Rukun tersebut akan di jelaskan secara detail dalam tata cara umroh lengkap berikut ini:

1.Persiapan Sebelum pelaksanaan Umroh

Seorang calon jamaah umroh harus faham jika Umroh dilaksanakan di tempat yang suci , karena itu sebelum Umroh sebaiknya antum membersihkan diri terlebih dahulu dengan mandi junub. Mandi junub atau gush adalah mandi besar yang wajib dilakukan untuk menghilangkan hadas kecil hingga besar.

Bagi jamaah umrih yang belum faham mandi junub berikut tata cara mandi junub yaitu : niat , membasuh telapak tangan, berwudhu , membasahi bagian kepala hingga seluruh badan termasuk lipatan – lipatan tubuh yang tidak boleh terlewatkan.

2. Melakukan ihram dari miqat

Ihram adalah salah satu rukun Umroh. Ihram menjadi titil awal jika antum ingin melakukan ibadah umroh. Bisa dikatakan disaat inilah niat yang harus antum ucapankan saat menjalankan rangkaian ibadah umroh atau haji.

Tetapi dalam prakteknya ini tidak bisa dilakukan disembarang tempat, akan tetapi hanya dari miqat makani yang telah ditentukan. Apa itu miqat makani?? Ini adalah batas tempat dimulainya ibadah haji atau umrah.

Mengutip dari buku tuntutan Manasik Haji yang di keluarkan oleh kemenag , untuk miqat makani Jamaah Umroh Indonesia , bisa dilaksanakan di Bir Ali ( Zulhulaifah) , asrama haji Embarkasi, didalam pesawat saat kapal terbang melintasi di Yalamlam atau Qarn al- Manazil, Bandar udara King Abdul Aziz (KAIA) Jeddah dan Ji’ranah dan tanah halal lainnya.

Setelah sampai di tempat tersebut, maka ucapkan niat Umroh dengan tulus yaitu

Nawaitul umrata wa ahramtu bihi lillahi ta’ala labbaika Allahumma ‘umratan.

Artinya Aku niat melaksanakan Umroh dan berihram karena Allah . Aku sambut panggilan – MU , ya Allah untuk berumroh.

3. Melaksanakan Amalan sunah Ihram dan menjauhi Larangannya

Masih mengutip dari sumber Kemenag , dalam ihlram ada beberapa amalan yang dianjurkan dan beberapa larangan  yang harus dijauhi agar ibadahmu tidak batal, kalian bisa perhatikan jenis berikut ini :

Tata Cara Umroh dengan Memperbanyak Amalan Sunah sebelum Ihram:

  • Mandi
  • Memakai wangi-wangian pada tubuh
  • Memotong kuku, merapikan jenggot, rambut ketiak dan bulu kemaluan
  • Memakai kain ihram berwarna putih
  • Salat sunah ihram dua rakaat

Larangan saat Ihram bagi jamaah laki laki

  • Memakai pakaian bertangkup (pakaian yang antar ujung kain disatukan secara permanen
  • seperti celana atau baju)
  • Memakai kaos kaki atau sepatu yang menutupi mata kaki dan tumit
  • Menutup kepala yang melekat seperti topi atau peci dan sorban.

Larangan Saat Ihram bagi jamaah Perempuan 

  • Menutup kedua telapak tangan dengan kaos tangan
  • Menutup muka dengan cadar.

Larangan Bagi Jamaah laki laki dan perempuan ketika sedang melakukan ihram

  • Memakai wangi-wangian kecuali yang sudah dipakai dibadan sebelum niat haji/umrah;
  • Memotong kuku dan mencukur atau mencabut rambut dan bulu badan
  • Memburu dan menganiaya/ membunuh binatang dengan cara apa pun, kecuali binatang yang membahayakan jamaah
  • Memakan hasil buruan
  • Memotong kayu-kayuan dan mencabut rumput
  • Menikah, menikahkan atau meminang perempuan untuk dinikahi
  • Bersetubuh dan pendahuluannya seperti bercumbu, mencium, merayu yang mendatangkan syahwat
  • Mencaci, bertengkar atau mengucapkan kata-kata kotor
  • Melakukan kejahatan dan maksiat
  • Memakai pakaian yang dicelup dengan bahan yang wangi

4. Memperbanyak Mengucapkan Kalimat Talbiyah Saat menuju Ka’bah

Tata cara umroh selanjutnya yang tidak boleh terlewatkan adalah dengan memperbanyak membaca kalimat Talbiyah selama perjalanan menuju Mekah atau ka’bah

Sebagimana kalimat ini juga sering diucapkan oleh Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam, ketika melakukan ibadah haji dan umrah. Berikut bacaannya :

“Labbaikallahumma labbaik, labbaika laa syarika laka labbaik. Innal hamda wannikmata laka walmulka laa syarikalak.”

Artinya: Aku menjawab panggilan-Mu ya Allah, aku menjawab panggilan-Mu, aku menjawab panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu, aku menjawab panggilan-Mu. Sesungguhnya segala pujian, kenikmatan dan kekuasaan hanya milik-Mu, tiada sekutu bagi-Mu.

5. Persiapan saat memuai Aktivis di Ka’bah

Saat sampai di Makkah kamu boleh berhenti mengucapkan kalimat talbiyah tersebut.  Kemudian dilanjutkan dengan berwudu bagi mereka yang batal atau tidak punya wudu, sebab pada momen ini menjadi pertanda kamu akan melakukan tawaf atau mengelilingi Ka’bah.

Tawaf harus dilakukan dalam keadaan suci dari hadas kecil maupun besar. Lantas bila jamaah telah sampai di Masjidil Haram, disunahkan pula untuk masuk ke area masjid dengan mendahulukan kaki kanan disertai dengan doa sebagai berikut:

“Bismillahi, washolatu wassalamu ala rasulullah, allohummaftahlii abwaaba rohmatika, audzubillahil adhimi wabiwajhihilkariim wasulthonihilqodiim minasyaithoinnirajiim”.

Artinya: Dengan nama Allah, semoga shalawat dan salam dicurahkan kepada Rasulullah. Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu’. ‘Aku berlindung kepada Allah Yang Mahaagung dan dengan WajahNya Yang Mahamulia serta KekuasaanNya Yang Mahaazali dari setan yang terkutuk.

6. Tata Cara Umroh juga melakukan tawaf 7 kali

Ibadah tawaf merupakan  aktivitas yang dilakukan untuk mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali, dimulai dari Hajar Aswad dan diakhiri di Hajar Aswad juga. Pada momen ini kamu disunahkan menyentuh dan mencium Hajar Aswad.

Jika tidak memungkinkan karena sulit untuk dicapai, setidaknya kamu bisa mengusap Hajar Aswad dengan tangan kanan, sambil mengucapkan doa di bawah ini.

“Bismillah wallahu akbar, allahumma imanan bika wa tashdiqan bi kitabika wa wafaan bi ‘ahdika wat tiba’an li sunnati nabiyyika muhammadin shallahu ‘alaihi wa sallam.”

Artinya: “Dengan nama Allah, dan Allah Maha Besar, Ya Allah! Dengan beriman kepada-Mu, membenarkan Kitab-Mu (Al-Qur’an), setia kepada janji-Mu dan dengan mengikuti Sunnah Nabi-Mu (aku berthawaf di sekeliling Ka’bah ini).”

7. Melaksanakan Salat Sunah di Makam Nabi Ibrahim  Alaihissalam

Selanjutnya kalian disunnahkan untuk melakukan sholat dua rakaat dibelakang makam Nabi Ibrahim Alaihissalam bila memungkinkan atau bisa melakukan salat di manapun asalkan masih di areal Masjidil Haram.

8. Tata Cara Umroh Wajib melakukan sa’i

Setelah melaksanakan tawf di ka’bah, lalu melanjutkan dengan melaksanakan Sa’i dari Shafa dan Marwa sebanyak tujuh kali dan berakhir di bukit Marwa.

Momen ini mengingatkan kita pada kisah Siti Hajar istri dari Nabi Ibrahim yang berlari-lari di antara bukit Shafa dan Marwa untuk mendapatkan setitik air (air zam-zam) untuk anaknya Nabi Ismail Alaihissalam.

Adapun saat melakukan ibadah Sa’i disertai dengan doa Sa’i berikut ini:

‘Ibda’ bima bada’allah’

Artinya: “Mulailah dengan apa yang dimulai oleh Allah.”

Dan juga perbanyak doa berikut ini:

“La ilaha illallah wahdahu la syarika lah lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syaiin qadir, la ilaha illallah wahdahu anjaza wa’dah wa nashara ‘abdah wa hazamal ahzaba wahdah.”

Artinya:“Tiada tuhan selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya, Pemilik kerajaan dan pujian dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tiada tuhan selain Allah semata, Dia melaksanakan janji-Nya, menolong hamba-Nya dan mengalahkan bala tentara musuh sendirian.”

9. Tahalul ( Mencukur Rambut )

Tahalul merupakan tata cara umroh yang terakhir , ditandai dengan mencukur rambut , Bagi kaum Adam dianjurkan untuk mencukur gundul rambutnya, sedangkan untuk wanita cukup dengan mencukur rambut kira kira seujung jari.

 

10. Tertib

Jika sudah sesuai dengan rukun dan tata cara umroh yang dianjurkan oleh Rasulullah, insya Allah ibadahmu sudah sempurna

Dengan selesainya melakukan tahalul dan ibadah lainnya, berati selesai sudah pelaksanaan tata cara umroh MU yang diharapkan bisa dilaksanakan dengan sempurna. Dengan begini , ibadahmu bisa afdal serta semakin mempertebal keimanan kepada Allah.

Bagi jamaah umroh yang ingin berbelanja secara oline bisa menemukan di toko pedia , Shofi , jd.id buka lapak dll  secara oline , kalian tinggal pilih apa saja yang di butuhkan sudah tersedia.

Calon jamaah umroh tidak perlu khawatir jika berbelanja secara oline di toko online tersebut , semua produk yang akan dibeli insya Allah dijamin original. Kalian juga bisa menikmati promo seperti potongan harga, discount menarik.

Bagi yang masih ragu berbelanja di toko online bisa melihat kondisi toko online dengan melihat ulasan para pelanggan toko online tersebut.

Jika ulasan toko online tersebut di atas 75 persen artinya toko online tersebut bonafit dan layak untuk dijadikan pilihan toko online terpercaya.

Selamat berbelanja di toko online untuk memenuhi syarat dalam beribadah umroh maupun ibadah haji.

Perwakilan Samira Trevel Jogja

Martanto 0856-4383-0252